Huru-Hara Hari Kiamat, Ibnu Katsir

  • Orang tidak percaya lagi teman rapatnya

    Isyarat bakal terjadi rusuhan membinasakan akhlak sehingga orang tidak percaya lagi teman rapatnya

    Abu Daud (atau dieja juga Abu Dawud) meriwayatkan daripada Wabisah bin Ma’bad al-Asadi, daripada Ibnu Mas’ud, dia berkata: Pernah saya mendengar Rasulullah SAW bersabda — lalu Ibnu Mas’ud menyebut sebahagian hadis seperti yang diriwayatkan daripada Abu Bakrah — dan selanjutnya bersabda pula, “semua yang terbunuh dalam huru-hara itu masuk neraka.”

    Dalam hadis itu, Wabisah mengatakan: “Saya bertanya, bilakah perkara itu terjadi wahai Ibnu Mas’ud.

    Ibnu Mas’ud menjawab: Itulah zaman rusuhan, di mana seseorang lelaki tidak berasa selamat terhadap teman duduknya. 

    Saya bertanya: Kalau begitu, apa yang anda perintahkan kepadaku, jika aku melalui zaman itu?

    “Tahanlah lidah dan tanganmu,” jawab Ibnu Mas’ud menyarankan “Jadilah seseorang yang betah menetap dalam rumah.” 

    Wabisah bercerita: “Ketika Utsman terbunuh, maka terbanglah hatiku tinggi-tinggi, lalu memacu kenderaanku sehingga aku tiba di Damsyik. Di sana aku menemui Huraim bin Fatik al-Asadi. Lalu dia bersumpah: Demi Allah yang tiada tuhan melainkan Dia. Sesungguhnya aku benar-benar telah mendengar berita itu daripada Rasulullah SAW.”

    Sumber — Huru-Hara Hari Kiamat, halaman 52/53

  • Isyarat menjelang kiamat

    Al-Bukhari meriwayatkan daripada Abu Hurairah RA — sabda Rasulullah SAW: 

    “Takkan terjadi kiamat sehingga ada dua pasukan besar berperang. Pertempuran terjadi di antara kedua-duanya demikian sengitnya, padahal pengakuan masing-masing sama.

    “Dan (takkan terjadi kiamat) sehingga dibangkitkannya dajal-dajal pendusta, hampir ada 30 jumlahnya, masing-masing mengaku dirinya utusan Allah.

    “Dan (takkan terjadi kiamat) sehingga dicabut ilmu, banyak terjadi gempa bumi, waktu berlalu cepat, huru-hara bermaharajalela dan banyak terjadi rusuhan, iaitu pembunuhan.

    “Dan (takkan terjadi kiamat) sehingga harta kamu melimpah ruah, sehingga membuat pening pemilik harta, kerana kepayahan mencari siapa yang akan menerima sedekahnya, sehingga dia menawarkannya, maka orang yang ditawarkan berkata: Aku tidak memerlukannya.

    “Dan (takkan terjadi kiamat) sehingga manusia berlumba memanjangkan (atau meninggikan) pada binaan.

    “Dan (takkan terjadi kiamat) sehingga seseorang melalui kubur orang lain, lalu dia berkata: Andai aku menggantikan tempatnya.

    “Dan (takkan terjadi kiamat) sehingga matahari terbit dari barat. Apabila matahari telah terbit, disaksikan manusia, maka mereka semua beriman, tetapi pada saat itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya yang sebelumnya tidak beriman ataupun berbuat baik ketika telah beriman.

    “Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi ketika dua orang lelaki sudah merentangkan kain di antara kedua-duanya, namun belum sempat berjual-beli atau melipatnya.

    “Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi ketika seorang lelaki pulang dengan membawa susu untanya tetapi belum sempat meminumnya.

    “Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi, sedang seseorang melepa kolamnya namun belum sempat mengisi air ke dalamnya.

    “Dan sesungguhnya kiamat benar-benar terjadi sedang seseorang sudah mengangkat makanan ke dalam mulutnya tetapi belum sempat memakannya.”

    Dalam riwayat Muslim, Hudzaifah bin Yaman berkata: “Demi Allah, sesungguhnya akulah orang yang benar-benar paling tahu mengenai setiap huru-hara yang terjadi antara masa hidupku dan hari kiamat. Apa salahku kalau aku menceritakan semua itu Rasulullah SAW tidak merahsiakan sesuatu pun, yang tidak baginda ceritakan kepada selain aku. Tetapi Rasulullah pernah bersabda mengenai pelbagai huru-hara ketika baginda berbicara di suatu majlis, di mana aku turut sama berkumpul.”

    Hudzaifah mengatakan Rasulullah bersabda lantas menjanjikan bakal terjadinya pelbagai jenis huru-hara, di antaranya ada tiga huru-hara yang hampir tidak membiarkan apa pun (kecuali dilandanya). Ada pula yang terjadi bagaikan angin di musim panas, ada yang kecil dan ada pula yang besar. 

    Hudzaifah mengatakan pula: Orang ramai di majlis itu pun pergi semua melainkan aku. 

    Sumber — Huru-Hara Hari Kiamat, halaman 50/51

  • Lembah Eufrat dan emas

    Rasulullah SAW memberitahu mengenai kekayaan melimpah ruah yang akan dihasilkan dari bumi Arab dan kekayaan ini akan menimbulkan perpecahan, pertengkaran dan peperangan

    Menurut riwayat al-Bukhari daripada Abu Hurairah RA — Rasulullah SAW bersabda: “Tidak lama lagi lembah Eufrat (Furat) akan membuka gudang kekayaan berisi emas. Maka, sesiapa mengalami saat itu janganlah dia mengambilnya sedikitpun.”

    Sedangkan riwayat Muslim daripada Abu Hurairah RA bahawa Rasulullah SAW bersabda: “Takkan terjadi kiamat sebelum lembah Eufrat menyingkapkan sebuah gunung emas yang menyebabkan peperangan di antara sesama manusia yang merebutkannya. Dari setiap seratus (100) orang akan terbunuh 99. Dan setiap orang daripada mereka berkata “barangkali akulah yang akan selamat”. 

    Sumber — Huru-Hara Hari Kiamat, halaman 49

  • Wanita Daus di sekeliling Dzul Khalasoh

    Al-Bukhari meriwayatkan — daripada Abu Hurairah, “pernah saya mendengar Rasulullah bersabda: Takkan terjadi kiamat sehingga punggung wanita Daus bergoyang-goyang di sekeliling Dzul Khalasoh.

    – Dzul Khalasoh ialah berhala kabilah Daus yang mereka sembah pada zaman Jahiliyah. 

    Sumber — Huru-Hara Hari Kiamat, halaman 48 / 49 

  • Kejadian akhir zaman

    Isyarat Rasulullah rusuhan selalu berlaku sehingga orang hidup ingin kepada mati

    Al-Bukhari meriwayatkan — daripada Abu Hurairah RA, dia berkata: Pernah saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan terjadi kiamat, sehingga seseorang melalui kubur orang lain, lalu dia berkata; andai aku menggantikan tempatnya.

    Sumber — Huru-Hara Hari Kiamat, halaman 48

  • Huru-hara dari timur

    Daripada Ibnu Umar RA (radhiallahu anhu — semoga diredai Allah), bahawa Rasulullah SAW (sollallahu alaihi wasallam) pernah berdiri di sebelah mimbar sambil menghadap ke (arah) timur, lalu bersabda (ertinya):

    “Ketahuilah, sesungguhnya fitnah (huru-hara akan timbul) dari sini, dari tempat munculnya tanduk syaitan atau kata baginda, tanduk matahari.”

    Sumber —  Huru-hara hari kiamat, Ibn Katsir — Bab beberapa contoh rusuhan yang telah dan akan terjadi pada akhir zaman.